Mahasiswa KKN Unand Nagari Pelangai Beri Penyuluhan Pembuatan Hand Sanitizer

Mahasiswa KKN Unand Nagari Pelangai Beri Penyuluhan Pembuatan Hand Sanitizer

Mahasiswa KKN Unand Nagari Pelangai memberikan penyuluhan pembuatan hand sanitizer.

Suluah.com – Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) Nagari Pelangai bergerak memberikan penyuluhan pembuatan hand sanitizer kepada kader posyandu nagari Pelangai dan staf wali nagari Pelangai, Jumat (6/8/2020) kemarin pukul 15.30 WIB.

Penyuluhan tersebut diadakan di lantai dua Kantor Wali Nagari Pelangai. Kemudian, diikuti sebanyak tiga orang kader posyandu Nagari Pelangai dan dua orang staf Wali Nagari Pelangai, serta 20 orang mahasiswa KKN Unand Nagari Pelangai.

Dela Rismawati, selaku penanggung jawab kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan hand sanitizer ini merupakan bentuk ikhtiar mahasiswa KKN Unand Nagari Pelangai kepada kader posyandu di Nagari Pelangai dan staf wali Nagari Pelangai dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Ia juga mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengenalan pembuatan hand sanitizer. Salah satu manfaat hand sanitizer yaitu dapat membunuh virus dan bakteri yang menempel pada tangan.

Hand sanatizer sangat perlu digunakan saat ini, salah satu manfaatnya adalah digunakan untuk membasmi bakteri pada tangan," tutur Dela Rismawati kepada Suluah.com.

Dela Rismawati menyebutkan, ada beberapa bahan yang digunakan dalam pembuatan hand sanitizer antara lain gliserol sebanyak 98%, H2O2 sebanyak 3%, dan akuades. Sementara itu, alat-alat yang digunakan dalam pembuatan hand sanitizer ialah gelas ukur rumah tangga, gelas ukur 10 ml, dan batang pengaduk, serta botol spray (tempat pengemasan).

Dalam penyuluhan pembuatan hand sanitizer tersebut, Dela Rismawati, memaparkan ada lima cara atau langkah yang dilakukan dalam pembuatan hand sanitizer. Langkah-langkah tersebut yaitu memasukkan 420 ml alkohol 96% ke dalam gelas ukur rumah tangga, menambah 21 ml H2O2 3% ke dalam wadah yang sama, dihomogenkan dengan cara mengaduk, setelah itu ditambah gliserol 98% sebanyak 8 ml, dan dihomegenkan kembali, serta ditambah aquades sampai volume larutan menjadi 500 ml.

“Kelima langkah tersebut sangat mudah dilakukan,” ungkap Dela dalam penyuluhan tersebut.

Di akhir penyuluhan tersebut, mahasiswa KKN Unand Nagari Pelangai melakukan pembagian hand sanitizer kepada kader posyandu dan staf wali Nagari Pelangai yang ikut dalam penyuluhan tersebut.

“Saya berharap, semoga penyuluhan yang saya berikan pada sore ini, ibuk-ibuk dapat memahami dan mempraktekkan kembali di rumah. Begitu juga kepada teman-teman. Semoga bisa mempraktekkannya,” tutup Dela pada akhir penyuluhan tersebut. (yls)

Baca Juga

Sumur Ayek adalah sumur tua yang airnya tak pernah kering, bahkan saat musim kemarau sekalipun.
Melihat Sumur Ayek di Nagari Pelangai Kaciak, Pesisir Selatan
Melihat Masjid dan Surau Syekh Muhammad Jamil di Bayang yang Terabaikan
Melihat Masjid dan Surau Syekh Muhammad Jamil di Bayang yang Terabaikan
Kecamatan Ranah Pesisir merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan. Di kecamatan ini, terdapat 44 sekolah meliputi jenjang pendidikan dasar hingga menengah serta 2 perguruan tinggi.
SD Hingga Perguruan Tinggi di Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan
Holy Adib adalah seorang linguis Indonesia. Ia pernah berkarier sebagai wartawan di media massa lokal dan nasional sebelum akhirnya fokus menulis esai seputar bahasa.
Holy Adib, Sang Pendekar Bahasa Indonesia
Nagari Pelangai di Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat memiliki luas 1.832 Ha. Nagari ini terdiri dari dua desa.
Mengenal Nagari Pelangai di Kabupaten Pesisir Selatan
Objek wisata Bukit Landai di Nagari Pelangai Gadang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat memiliki hamparan rumput ilalang yang eksotis.
Objek Wisata Bukit Landai Pesisir Selatan, Eksotis Bak Bukit Teletubbies