Naramajas, Grup Musik asal Padang Merilis Single Terbaru “Cappucino”

Selepas merilis album pertama yang berjudul “Aku Yang Mungkin Kamu” di penghujung tahun lalu, Naramajas kembali merilis sebuah lagu yang berjudul “Cappucino” di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Joxx, dan lainnya pada 21 Januari 2024.

Naramajas merupakan grup musik yang berbasis di Padang, Sumatera Barat yang terbentuk pada Juli 2022. Grup ini terbentuk dari kelompok musik ilustrasi teater dan musik pertunjukan di Komunitas Seni Nan Tumpah yang berdiri tahun 2011.

Saat ini, Naramajas beranggotakan Desi Vitriana (vocal), Tenku Raja (gitar), Ossi Darma (bass), Annisa Ababil (cello) dan Abdul Ghany (perkusi).

Fajry Chaniago, manajer Naramajas, menjelaskan lagu Cappucino sebelumnya telah ada di album fisik Naramajas, tepatnya diurutan terakhir.

“Lagu ini sudah digarap sejak lama dan sering ditampilkan pada pelbagai pertunjukan yang menghadirkan Naramajas. Hanya saja, baru sekarang waktu yang pas untuk merilis single ini ke platform digital,” ungkapnya.

Lagu “Capuccino” dialihwahanakan oleh Tenku Raja dari puisi ciptaan Karta Kusumah. Tenku, gitaris Naramajas menyebutkan bahwa lagu ini menceritakan hujan dan kenangan atas perjumpaan serta harapan yang manis seperti cappucino. Hujan menjadi pengingat akan pertemuan dua sosok di lagu ini.

Pada single ini, Hamdan Almi Putra terlibat sebagai videografer dan Nessya Fitryona mengerjakan artwork ‘Cappucino’.

Naramajas dan Album Pertamanya “Aku Yang Mungkin Kamu”

Kamis, 21 Desember 2023 silam, grup musik dengan genre pop ini meluncurkan album berisi 6 lagu pada konser mini yang bertajuk “Pertemuan dan Perayaan” di Café Kopi Batigo Padang.

Fajry, manajer Naramajas menyebutkan peluncuran ini merupakan ruang temu antar Naramajas dengan publik sekaligus perayaan setahun perjalanan lagu-lagu di dalam album yang diluncurkan. Karenanya, selain peluncuran album juga digelar konser mini, peluncuran merhandise resmi Naramajas, pemutaran video musik Naramajas, sharing session serta pameran cover art lagu.

Proses penggarapan album perdana berlangsung tiga bulan. Pada album ini khusus lagu-lagu yang dialihwahanakan dari puisi menjadi karya musikal. Di antaranya, "Aku yang Mungkin Kamu" merupakan puisi dari Mahatma Muhammad, "Cappucino" dari puisi Karta Kusuma, serta "Tentang Rindu" dari puisi Yunisa Dwiranda.

Naramajas juga menggander ilustrator Agung Atmadja alias Modjo untuk mengerjakan sampul album.

Nama grup Naramajas berasal dari gabungan dua kata yaitu “nara” dan “majas”. Harapannya, Naramajas mampu menjadi sekelompok orang yang bisa menjadi jembatan atas banyaknya perumpamaan di dunia ini.

Naramajas hadir dengan genre musik pop yang menjadikan puisi sebagai bahan bakar penciptaan lagu. Dengan kekhasan tersebut, puisi tidak lagi menjadi eksklusif milik segelintir orang yang dekat dengan sastra, tapi menjadi sesuatu yang bisa dinikmati setiap orang dari tiap kalangan, usia, minat, dan sebagainya.

Baca Juga

Buni-Bunian #2: Menggugah Inklusivitas Seniman
Buni-Bunian #2: Menggugah Inklusivitas Seniman
FUSA UIN Imam Bonjol dan Pelita Padang Teken MoU Riset dan Program Lintas Iman di Sumbar
FUSA UIN Imam Bonjol dan Pelita Padang Teken MoU Riset dan Program Lintas Iman di Sumbar
Forum Anak Sumbar Rayakan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) di Festival Anak 2023
Forum Anak Sumbar Rayakan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) di Festival Anak 2023
Buni-Bunian #1: Silaturahmi Komponis Muda Sumatera Barat
Buni-Bunian #1: Silaturahmi Komponis Muda Sumatera Barat
Mafindo Padang kampanye pre-bunking
Mafindo Gelar Kampanye Pre-Bunking di Kawasan Jati dan GOR Agus Salim
Sejarawan Novelia Musda menyebut kemungkinan pengaruh Portugis dalam kuliner Minang dilandasi fakta bahwa bangsa Portugis sudah mencapai pedalaman Minangkabau pada abad ke-16
Sejarawan Novelia Musda Urai Kemungkinan Pengaruh Portugis dalam Rendang di Festival Pusako