Survei Terbaru: Hampir Semua Masyarakat Minang Tak Puas Kinerja Jokowi

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia baru-baru ini menunjukkan hampir 100% masyarakat Minang tidak puas terhadap kinerja Jokowi.

Ilustrasi.

Suluah.com – Hanya sebesar 2,8% masyarakat Minang yang puas terhadap kinerja Jokowi. Selebihnya, sebesar sebesar 97,2% masyarakat Minang tidak puas.

Hal itu terungkap dalam survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia (IPI) mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo yang dirilis pada Rabu (25/8/2021).

Kepuasan Masyarakat Minang Terhadap Jokowi

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia baru-baru ini menunjukkan hampir 100% masyarakat Minang tidak puas terhadap kinerja Jokowi.

Pemaparan hasil survei oleh Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei bertema evaluasi publik terhadap penanganan pandemi, vaksinasi, dan elektoral terkini dari tanggal 30 Juli hingga 4 Agustus 2021. Survei melibatkan 1.220 orang responden yang telah memiliki hak pilih dari seluruh provinsi di Indonesia secara proporsional..

Dalam pengambilan sampel, Indikator Politik Indonesia menggunakan teknik multistage random sampling. Margin of error survei sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Hasilnya, tingkat kepuasan masyarakat dari etnis Minang terhadap kinerja Jokowi adalah yang terendah dari etnis lain yang ada di Indonesia. Hanya 2,8% masyarakat dari etnis Minang yang puas dengan kinerja Jokowi.

"Di Minang, yang puas cuma 2,8%, saudara-saudara. Hampir 100% masyarakat Minang tidak puas terhadap kinerja Pak Jokowi," ujar Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparan survei secara virtual.

Rendahnya kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi diikuti oleh etnis Sunda dan Melayu, dengan persentase masing-masing yakni 45,9% dan 47,2%.

Sebaliknya, untuk kepuasan tertinggi, datang dari etnis Batak sebesar 71,7%, etnis Jawa sebesar 69,5%, dan etnis Madura sebesar 67%.

Perbandingan dengan Survei 2016

Pada 2016 yang lalu, Indikator Politik Indonesia juga pernah merilis survei serupa yang hasilnya menunjukkan rendahnya kepuasan terhadap kinerja Jokowi dari masyarakat dari etnis Minang.

Saat itu, Indikator Politik Indonesia melakukan survei dari tanggal 18 hingga 29 Januari 2016 dengan melibatkan 1.550 responden. Hasilnya, hanya 36,1% masyarakat Minang yang puas, dan selebihnya sekitar 63,9% tidak puas.

Artinya, jika membandingkan hasil survei Indikator Politik Indonesia terbaru dengan survei 2016 tersebut, tingkat kepuasan dari masyarakat dari etnis Minang terhadap kinerja Jokowi makin merosot. [den]

Tag:

Baca Juga

Jokowi keliru menyebut nama Provinsi Sumbar menjadi Provinsi Padang viral di sejumlah media sosial. Netizen ramai memberikan komentar.
Jokowi Sebut Sumbar Provinsi Padang, Netizen Bereaksi
Bersih dan nyaman, demikian fasilitas ibadah yang ingin dihadirkan oleh pengurus Masjid Jamik Nurul Huda di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.
Beribadah di Masjid Jamik Nurul Huda Padang Panjang yang Bersih dan Nyaman
Rinaldi pernah menjadi Sespri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Pada 2019, ia terpilih menjadi anggota DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Agam dan Bukittinggi dari PKS.
Rinaldi, Dari Sespri Gubernur Hingga Jadi Anggota DPRD Sumbar
Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada Minggu (12/9/2021) sore pukul 16:02 WIB. Berikut laporan BMKG.
Penjelasan BMKG Soal Gempa 5,2 M yang Guncang Kabupaten Agam
Statistik tahun 2020 menunjukkan Kota Padang menyumbang lebih dari seperempat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatra Barat.
Kota Padang dalam Statistik Sumbar Tahun 2020
Sejumlah sektor pelayanan publik Pemerintah Kota Padang sudah menerapkan layanan secara digital. Apa saja layanan berbasis digital di Padang?
Layanan Digital Mudahkan Urusan Warga Kota Padang