Jokowi Sebut Sumbar Provinsi Padang, Netizen Bereaksi

Jokowi keliru menyebut nama Provinsi Sumbar menjadi Provinsi Padang viral di sejumlah media sosial. Netizen ramai memberikan komentar.

Jokowi keliru menyebut nama Provinsi Sumbar menjadi Provinsi Padang. [Foto: Istimewa]

Suluah.com – Insiden salah ucap Presiden Jokowi tentang nama provinsi Sumatra Barat (Sumbar) membuat heboh. Dikutip dari CNN Indonesia, Jokowi keliru menyebut Provinsi Sumbar menjadi Provinsi Padang.

Kesalahan itu terjadi saat Jokowi melakukan kunjungan untuk meninjau pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra untuk ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang, Kota Pekanbaru pada Rabu (19/5).

Insiden salah ucap Jokowi soal Provinsi Padang viral di sejumlah media sosial. Salah satunya di akun Instagram @infosumbar. Di sana, potongan video Jokowi ketika menyebut Provinsi Padang telah ditonton lebih dari 25.000 kali dan mendapat 500 komentar.

Wacana soal Provinsi Padang menuai beragam reaksi dari netizen. Ada yang memberikan komentar dengan nada bercanda dan ada pula dengan nada sinis.

Netizen dengan akun @tsenoda memberikan komentar dengan menanyakan apa nama ibu kota Provinsi Padang.

"eehhhh... lah jd provinsi padang kini? ibukota ee? taplau, jati, siteba, ?" tulis akun @tsenoda.

Selanjutnya, ada akun @fahrian_azandy yang mengucapkan selamat atas lahirnya Provinsi Padang.

"Selamat padang, akhir nya padang jd propinsi." tulis @fahrian_azandy.

Ada pula netizen yang memberikan komentar bernada sarkas.

"Alhamdulillah padang udh jadi provinsi dan ibukotanya sumatera barat" tulis @ririkemalaasari.

Selain itu, ada yang mengatikan nama Provinsi Padang dengan wacana pergantian nama Provinsi Sumbar menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (DIM).

"jadi juo prov wak diganti namonyo.. tp ndk DIM doh.. Prov Padang," tulis akun @mahfuziafnil.

Respons Istana soal Provinsi Padang

Video asli Jokowi saat meninjau pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang, Kota Pekanbaru bisa kita saksikan di akun Sekretariat Presiden.

"Baik di Provinsi Riau dan di Provinsi Padang, nantinya akan memiliki daya saing yang baik terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara-negara lain," kata Jokowi.

Viralnya topik soal Provinsi Padang membuat pihak Istana bersuara.

Baca juga:  Gedung BPPI Padang: Cermin Kecerdikan Orang Minang

Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan bahwa Padang yang Jokowi maksud sebenarnya adalah ibu kota Provinsi Sumbar.

"Itu saat meninjau tol tadi. Bahwa tol tersebut dari Pekanbaru akan terus menuju Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Maksudnya itu," kata Heru. [den]

 

Baca Juga

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia baru-baru ini menunjukkan hampir 100% masyarakat Minang tidak puas terhadap kinerja Jokowi.
Survei Terbaru: Hampir Semua Masyarakat Minang Tak Puas Kinerja Jokowi
Erick Thohir menyapa 700 warga Pujakesuma di sela kunjungannya ke Sumatra Barat.
Sapa Ribuan Warga Pujakesuma Sumbar, Erick Thohir Diteriaki Presiden
Gubernur Mahyeldi menerima sertifikat WBTb
Bertambah 19, Sumatra Barat Kini Miliki 75 WBTb
Ketua PGI Pdt. Gomar Gultom mendorong upaya terciptanya ruang perjumpaan dan dialog antarumat beragama di Sumatra Barat
Soal Sumbar Provinsi Intoleran, Ini Kata Ketua PGI Gomar Gultom
Sumbar memperoleh peringkat kelima dalam perolehan medali Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVII 2022
Menpora Resmi Tutup Pomnas XVII 2022, Sumbar Peringkat Lima
Irwan Prayitno menyebut Universitas Adzkia sejak berstatus STKIP telah melahirkan lulusan yang banyak terserap bekerja di sektor pendidikan
Wisuda Universitas Adzkia XVI, Rektor: 98% Lulusan Terserap di Sektor Pendidikan