Penjelasan BMKG Soal Gempa 5,2 M yang Guncang Kabupaten Agam

Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada Minggu (12/9/2021) sore pukul 16:02 WIB. Berikut laporan BMKG.

Pusat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada Minggu (12/9/2021).

Suluah.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,2 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada Minggu (12/9/2021) sore pukul 16:02 WIB.

Pusat gempa berada di titik 0,52 Lintang Selatan dan 99,64 Bujur Timur, sekitar 49 km barat daya Lubuk Basung, Kabupaten Agam dengan kedalaman 57 km. Berikut laporan lengkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Penjelasan BMKG

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, memberikan penjelasan terkait gempa Pagai Selatan. Ia mengatakan, gempa bumi kali ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Australia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik mendatar (oblique thrust fault)," kata Bambang Setiyo Prayitno dalam rilisnya.

Guncangan gempa terasa di daerah Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Pesisir Selatan dalam skala intensitas III MMI. Di Kota Padang dan Kota Padang Panjang, intensitas intensitas guncangan II-III MMI.

Baca juga: Gempa M 5,9 di Pagai Selatan, Pakar: Lokasinya Dekat Pusat Gempa 2010

"Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," lanjut Bambang

Bambang menyebut, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa bumi. Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. [den]

Baca Juga

Abdul Latif Syakur adalah seorang ulama ahli tafsir yang berkiprah dalam pemajuan pendidikan perempuan dan pers. Ia membidani lahirnya majalah Islam umum, Pewarta Islam, dan majalah Islam khusus perempuan, Djauharah.
Abdul Latif Syakur, Ulama Ahli Tafsir dan Kiprahnya Memajukan Pendidikan Perempuan
Akmal Nasery Basral adalah seorang pengarang fiksi Indonesia. Ia menulis lintas genre mulai dari fiksi ilmiah, sejarah, dan thriller. Ia telah menerbitkan 22 novel dan dua kumpulan cerpen.
Perjalanan Akmal Nasery Basral, Novelis yang Tekun Menggarap Genre Sejarah
Masjid ini berusia lebih dari seabad. Bangunan induknya terbuat dari kayu dengan tambahan bangunan serambi yang terbuat dari batu bata.
Masjid Usang Koto Marapak, Bertahan Meski Ditinggalkan
Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh atau Inyiak Abbas adalah seorang ulama Minangkabau yang berjasa dalam modernisasi pendidikan Islam. Ia mendirikan Arabiyah School di Ladang Lawas pada 1918
Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh, Ulama Kaum Tua yang "Modernis"
Berdiri sejak 1717, Masjid Syekh Amrullah telah melewati masa tiga abad. Masjid ini menjadi saksi perjalanan dakwah Amrullah, kakek Hamka.
Masjid Syekh Amrullah, Saksi Perjalanan Dakwah Kekek Buya Hamka
Masjid Ummil Qura terletak di tepi Danau Maninjau. Bangunannya didirikan pada tahun 1907 dan sudah mengalami perombakan dari bentuk awalnya.
Masjid Ummil Qura, Masjid Tua Beratap Payung Terkembang